Langsung ke konten utama

[Ayo Belajar!] Aksara Kiril Rusia

Bahasa Rusia menggunakan aksara Kiril Rusia untuk sistem tulisannya. Aksara ini juga sering disebut dengan Alfavit (Алфавит) atau terkadang juga disebut dengan azbuka (азбука), sebutan yang berasal dari bunyi awal aksara Kiril lama. Alfabet Rusia terdiri dari 33 huruf, di dalamnya terdapat 10 huruf vokal, 20 huruf konsonan, 1 huruf semi-konsonan (terkadang disebut juga sebagai semi-vokal) dan 2 tanda pelafalan.


Huruf Besar
А Б В Г Д Е Ё Ж З И Й К Л М Н О П Р
С Т У Ф Х Ц Ч Ш Щ Ъ Ы Ь Э Ю Я

 
Huruf Kecil
а  б  в  г  д  е  ё  ж  з  и  й  к  л  м  н  о  п  р
с  т  y ф  х  ц  ч  ш  щ  ъ  ы  ь  э  ю  я
* Huruf yang berwarna biru merupakan huruf hidup, sedangkan huruf yang berwarna merah merupakan huruf mati. Yang berwarna abu-abu bukan huruf, melainkan tanda.


Untuk mengetahui bunyi tiap-tiap hurufnya, silakan perhatikan video di bawah ini.




Fonetik Bunyi Huruf
A a = /a/
Б б = /b/
В в = /v/ atau /w/
Г г = /g/
Д д = /d/
Е е = /ye/
Ё ё = /yo/
Ж ж = /zh/
З з = /z/
И и = /i/
Й й = /ĭ/ (huruf "i" diftong)
К к = /k/
Л л = /l/
М м = /m/
Н н = /n/
О о = /o/
П п = /p/
Р р = /r/
С с = /s/
Т т = /t/
У у =  /u/
Ф ф = /f/
Х х = /kh/ atau /h/
Ц ц = /ts/
Ч ч = /ch/
Ш ш = /sh/
Щ щ = /sy/
Ъ ъ = tanda pengeras
Ы ы = /y/ (huruf "i" yang diucapkan dengan posisi lidah agak ke belakang)
Ь ь = tanda pelunak
Э э = /e/
Ю ю = /yu/
Я я = /ya/

Keterangan:
- Huruf "б" yang dilafalkan sebagai /b/, akan berbunyi /p/ jika berada di akhir kata.
- Bunyi huruf "в" yakni /v/ atau /w/. Bagi orang Rusia, bunyi kedua huruf tersebut dianggap sama, sehingga hanya dilambangkan dengan satu huruf.
- Huruf "е" yang dilafalkan sebagai /ye/, akan berbunyi /yi/ jika tidak mendapat tekanan.*
- Huruf "ё" yang dilafalkan sebagai /yo/, selalu mendapat tekanan.*
- Huruf "ж" yang dilafalkan sebagai /zh/, akan berbunyi /sh/ jika berada di akhir kata.
- Huruf "з" yang diafalkan sebagai /z/, akan berbunyi /s/ jika berada di akhir kata.
- Huruf "й" yang dilafalkan sebagai /ĭ/ merupakan  huruf "i" diftong, yang bunyinya seperti huruf "i" pada kata "amboi". Huruf ini dinamakan "i kratkaya", yang berarti "huruf 'i' pendek".
- Huruf "o" yang dilafalkan sebagai /o/, akan berbunyi /a/ jika tidak mendapat tekanan.*
- Tidak ada huruf "h" dalam bahasa Rusia, sehingga seringkali digunakan huruf "х" sebagai penggantinya, akan tetapi bunyi sesungguhnya adalah /kh/.
- Tanda "ъ" atau "tanda pengeras", merupakan tanda yang menjadi penegas jika berada di akhir kata, dan menjadi penjeda jika berada di antara huruf lainnya di tengah kata. Tanda ini dinamakan "tvyordiy znak", yang berarti "tanda keras".
- Tanda "ь" atau "tanda pelunak", merupakan tanda yang menjadi pelunak suara, sehingga, misalnya, bunyi /n/ akan menjadi /ny/, dan/atau /t/ menjadi /t'/ (seperti ada letupan atau suara /s/ tipis di akhir). Tanda ini dinamakan "myagkiy znak", yang berarti "tanda lunak".
- Huruf "я" yang dilafalkan sebagai /ya/ akan berbunyi /yi/ jika tidak mendapat tekanan.*

* Yang dimaksud dengan tekanan yakni, dalam bahasa Rusia, memiliki cara khusus ketika membaca. Tiap kata terdapat huruf yang ditekan. Yang dimaksud dengan ditekan, yaitu membacanya dengan agak dihentakkan atau dibaca agak lebih panjang dari yang lainnya. Misalkan, pada kata "спасибо" yang berarti "terima kasih", memiliki tekanan pada huruf "и", dan khusus di dalam blog ini, huruf yang mendapat tekanan akan digarisbawahi. Sehingga "спасибо" tidak dibaca /spasibo/, melainkan /spasiba/ atau /spa-SI-ba/. Huruf "o" di baca sebagai /a/ karena dalam kata tersebut tidak ditekan. Begitu juga yang berlaku pada huruf vokal lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

3 Tahun Pasca Revitalisasi, Pasar Kontemporer Sarijadi Masih Sepi Pembeli

Rohaeni Kondisi Pasar Kontemporer Sarijadi Bandung yang kini sepi dari pembeli pasca revitalisasi Bandung — Sejak diresmikan pada tahun 2017 lalu setelah mengalami revitalisasi, pasar Kontemporer Sarijadi ternyata justru mengalami sepi pengunjung. Proyek revitalisasi yang digarap pada 2016 lalu merupakan gagasan pasar tematik oleh Ridwan Kamil saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung dan dibangun dengan anggaran sejumlah Rp19,5 miliar. Revitalisasi dilakukan karena letak pasar yang berada di belakang dan tertutup oleh kontainer bak sampah. Pasca revitalisasi, kondisi pasar sempat ramai namun  tidak bertahan lama dan pada akhirnya menjadi sepi. Pasar yang seakan ‘mati’ ini padahal memiliki tampilan yang lebih modern dan menjadi percontohan pasar tradisional lainnya. Menurut kepala pasar, Raras (30) mengatakan bahwa bangunan Pasar Kontemporer Sarijadi ini terdiri dari empat lantai. Lantai dasar ditempati oleh pedagang bahan pokok, di lantai satu terdapat percet...

Tahun Ini Terminal Leuwipanjang Akan Direvitalisasi

Rohaeni Terminal Leuwipanjang yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Bandung. Bandung — Terminal Leuwipanjang Kota Bandung akan segera mengalami perubahan. Rencana revitalisasi Terminal Leuwipanjang sudah dibahas sejak lama, namun pembangunannya harus menunggu proses serah terima aset dari Pemerintah Kota Bandung kepada Pemerintah Pusat. Dalam hal ini harus ada pemisahan lahan Terminal Leuwipanjang untuk memudahkan pelaksanaan proyek revitalisasi. Lahan Terminal Leuwipanjang memiliki luas keseluruhan 3,5 hektare yang merupakan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Pemkot Bandung sendiri membutuhkan lahan seluas 0,5 hektare untuk kantor bidang unit Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung. Proses serah terima aset telah dilakukan di Balai Kota Bandung pada Januari lalu oleh Oded selaku Wali Kota Bandung dan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Cucu Mulyana. Terminal Leuwipanjang masuk ke dalam kategori terminal tipe A, sehingga pengelolaannya diambil alih oleh Kementer...

Kota Bandung Belum Miliki BPBD, Diskar PB: Kami Selalu Siap

Rohaeni Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung yang berada di Jl. Sukabumi , Bandung. Bandung — Hingga saat ini, Kota Bandung masih belum memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pasalnya, pada Desember 2019 lalu, meski telah berkonsultasi dengan jajaran Provinsi Jawa Barat, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) mengatakan pembentukan BPBD Kota Bandung belum dapat terwujud pada 2020. Kendati demikian, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial terus mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk segera mengadakan pembentukan BPBD Kota Bandung. Hal tersebut didasarkan pada keinginan Kota Bandung untuk lebih fokus dalam menghadapi berbagai peristiwa kebencanaan. Pembentukan BPBD Kota Bandung tengah dibahas di bagian organisasi Pemberdayaan Aparatur Daerah (Orpad). Tidak adanya BPBD Kota Bandung tak terlepas dari mayoritas masyarakat yang menganggap Kota Bandung tidak rawan bencana, apalagi sesar Lembang kala itu diangga...